Api di Bukit Menoreh

Seri IV-99

Membangun Armada Laut

Yang kuat bagi Mataram

Oleh Ki Agus S. Soerono

Ki Tumenggung Untara tersenyum lalu keluar ke halaman depan, menggantungkan keranjang buah itu di pelana kudanya, melepas tali kendali lalu meloncat ke punggung kuda. Ia melambaikan tangannya dan menyentak tali kendali kudanya. Kuda tersebut pun berlari ke padepokan yang tidak terlalu jauh dari barak itu.

Ketika kudanya mencapai regol padepokan itu, maka Ki Tumenggung Untara turun dari kudanya. Seorang cantrik yang sedang berada di halaman depan segera menyambutnya.

–Apakah paman Widura ada di padepokan—tanya Ki Tumenggung Untara.

Belum lagi cantrik itu sempat menjawab, terdengar tertawa dari pendapa.

Lihat selengkapnya di matarambinangkit.com

2 Komentar (+add yours?)

  1. Mas Coe
    Agu 20, 2010 @ 15:40:32

    Nyari jilid 400 nya dimana ya Ki…kok ra temu piye…?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: